
Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Probolinggo menggelar Rapat Koordinasi Kepegawaian di Ruang Bayuangga, Kamis (23/7), sebagai langkah memperkuat disiplin, meningkatkan sinergi antar seluruh pegawai, sekaligus menyamakan komitmen dalam mendukung program prioritas Pemerintah Kota Probolinggo.
Bagian
Umum Sekretariat Daerah Kota Probolinggo menggelar Rapat Koordinasi Kepegawaian
di Ruang Bayuangga, Kamis (23/7), sebagai langkah memperkuat disiplin, meningkatkan
sinergi antar seluruh pegawai, sekaligus menyamakan komitmen dalam mendukung
program prioritas Pemerintah Kota Probolinggo.
Rapat
yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut merupakan rapat staf kedua sejak Kepala
Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Probolinggo, Ir. Abdul Kholiq, M.M.,
dilantik pada Oktober 2025. Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa rapat
koordinasi idealnya dilaksanakan secara rutin, minimal satu kali setiap bulan
sebagai media evaluasi kinerja, penyelesaian berbagai persoalan di lapangan,
sekaligus mempererat hubungan antarseluruh pegawai. Namun, tingginya intensitas
pekerjaan dan padatnya agenda Bagian Umum membuat pelaksanaan rapat baru dapat
kembali digelar saat ini.
Pada
kesempatan tersebut, Kepala Bagian Umum menegaskan bahwa disiplin menjadi
fondasi utama dalam membangun organisasi yang profesional. Seluruh ASN di
lingkungan Bagian Umum diwajibkan hadir selama jam kerja, mengenakan pakaian
dinas sesuai ketentuan, mengikuti apel setiap Senin yang menjadi perhatian
khusus Wali Kota Probolinggo, serta berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti
setiap Jumat.
Ia
mengingatkan bahwa penegakan disiplin tidak boleh diabaikan karena pembiaran
terhadap pelanggaran justru dapat menjadi preseden yang buruk dalam organisasi.
Selain disiplin, rapat juga menekankan pentingnya kesadaran seluruh pegawai
untuk mendukung setiap program Pemerintah Kota Probolinggo. Perbedaan pandangan
dinilai sebagai hal yang wajar, namun tidak sepatutnya diwujudkan dalam
komentar negatif yang dapat mengurangi semangat bersama membangun organisasi.
Menghadapi
berbagai agenda besar Pemerintah Kota Probolinggo dalam beberapa bulan ke
depan, seperti peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik
Indonesia, Batik in Motion, hingga Hari Jadi Kota Probolinggo, Kepala Bagian
Umum mengajak seluruh pegawai untuk memperkuat budaya saling membantu dan
berkolaborasi agar beban kerja dapat terdistribusi secara merata. Dengan
demikian, tidak ada pegawai yang menanggung beban kerja berlebihan yang
berpotensi mengganggu suasana kerja maupun kelancaran pelaksanaan berbagai
kegiatan..
"Bagian
Umum adalah etalase Pemerintah Kota Probolinggo, sehingga harus selalu tampil
bagus dan selalu ada perubahan. Kultur organisasi bisa diubah, meski terkadang
membutuhkan ketegasan dalam pelaksanaannya. Faktor pimpinan merupakan
pengungkit keberhasilan kebijakan organisasi," tegas beliau.
Di
era digital, beliau juga mendorong seluruh pegawai menjadi duta informasi yang
mampu membangun citra positif pemerintah melalui konten-konten yang edukatif
dan informatif. Menurutnya, upaya tersebut menjadi salah satu cara efektif
untuk menepis stigma negatif terhadap ASN sekaligus mendekatkan pelayanan
pemerintah kepada masyarakat.
Tak
kalah penting, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) juga menjadi
perhatian dalam rapat tersebut. Pegawai didorong memanfaatkan AI secara bijak
sebagai alat bantu meningkatkan produktivitas, mempercepat penyelesaian
pekerjaan, serta mendukung kualitas pelayanan publik tanpa mengabaikan etika
dan tanggung jawab.
Rapat
berlangsung interaktif melalui sesi diskusi yang membahas berbagai kebutuhan
operasional. Beberapa di antaranya meliputi keterbatasan alat pelindung diri
(APD) dan perlengkapan keselamatan kerja bagi petugas sarana dan prasarana,
kondisi sejumlah peralatan kerja yang sudah tidak layak pakai, usulan pengadaan
seragam dinas termasuk seragam khusus bagi petugas pelayanan, serta percepatan
perbaikan fasilitas kamar mandi yang mengalami kerusakan.
Menanggapi
berbagai masukan tersebut, Kepala Bagian Umum menyampaikan bahwa seluruh usulan
akan menjadi prioritas pembahasan sesuai tingkat urgensi. Untuk sementara,
pemenuhannya akan dikoordinasikan dan disinergikan dengan perangkat daerah
sesuai tugas dan fungsinya agar tidak mengganggu kualitas pelayanan kepada
masyarakat. Ia juga mengakui bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi
tantangan dalam pemenuhan sejumlah kebutuhan. Meski demikian, berbagai usulan
tersebut akan terus diupayakan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan
daerah.
Dalam
kesempatan yang sama, Kepala Bagian Umum juga meminta agar saluran pengaduan
masyarakat terus diperluas dan dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi untuk
meningkatkan kualitas pelayanan. Menurutnya, kritik dan masukan merupakan
bagian penting dalam membangun organisasi yang adaptif dan terus berkembang.
Menutup
arahannya, Bapak Abdul Kholiq tidak hanya berbicara mengenai kinerja
organisasi, tetapi juga memberikan motivasi kepada seluruh pegawai agar lebih
bijak dalam mengelola keuangan pribadi. Ia mengajak ASN membangun kebiasaan
menunda kesenangan yang bersifat konsumtif dan mulai mengarahkan penghasilan
pada investasi yang produktif, baik melalui usaha, peternakan, maupun instrumen
investasi lainnya.
"Harapannya,
kita tidak hanya bekerja untuk uang, tetapi mampu membangun aset sehingga pada
saatnya nanti uang yang bekerja untuk kita," pesan beliau.
Melalui
rapat koordinasi ini, Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Probolinggo
menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang disiplin,
kolaboratif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berorientasi pada
pelayanan publik yang semakin berkualitas.