MONITORING DAN EVALUASI KUR SEMESTER I, PEMKOT PROBOLINGGO PERKUAT SINERGI PERLUAS AKSES PEMBIAYAAN UMKM

Pemerintah Kota Probolinggo terus memperkuat komitmen dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui optimalisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sebagai bagian dari upaya memastikan penyaluran KUR berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha, Bagian Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Probolinggo menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) KUR Semester I Tahun 2026 pada Jumat (17/7), di Ruang Rapat Bagian

Pemerintah Kota Probolinggo terus memperkuat komitmen dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui optimalisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sebagai bagian dari upaya memastikan penyaluran KUR berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha, Bagian Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Probolinggo menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) KUR Semester I Tahun 2026 pada Jumat (17/7), di Ruang Rapat Bagian Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Probolinggo 

Rapat tersebut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Probolinggo, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan (DKUP), Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP), Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar), Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Bagian Hukum, serta sejumlah lembaga penyalur KUR, yakni Bank Jatim, BCA, BNI, BRI, Bank Mandiri, BTN, Bank Syariah Indonesia, Pegadaian, dan BAZNAS.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi forum strategis untuk meninjau perkembangan penyaluran KUR selama Semester I Tahun 2026, mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan, sekaligus merumuskan langkah-langkah perbaikan agar akses pembiayaan bagi UMKM semakin mudah, inklusif, dan berkelanjutan.

Melalui forum ini, seluruh pemangku kepentingan juga melakukan koordinasi dan berbagi informasi mengenai pelaksanaan program KUR, sehingga kebijakan maupun strategi yang diterapkan dapat semakin selaras dengan kebutuhan pelaku usaha di Kota Probolinggo. 

Sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, lembaga keuangan, dan mitra pendukung dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas penyaluran KUR. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan semakin banyak pelaku UMKM yang memperoleh akses pembiayaan produktif untuk mengembangkan usahanya, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing ekonomi lokal.

Melalui pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara berkala, Pemerintah Kota Probolinggo berharap penyaluran KUR tidak hanya mencapai target secara kuantitatif, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong UMKM agar semakin maju, mandiri, dan mampu menjadi penggerak utama perekonomian Kota Probolinggo.

LINK TERKAIT